7 Siswa Lolos SBMPTN 2021

Dipublikasikan oleh taat rifani pada

Krasak – SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri) tahun 2021 telah diumumkan, Senin (14/06). Pengumuman tersebut diakses di laman https://pengumuman-snmptn.ltmpt.ac.id/. Masing-masing peserta dapat langsung mengakses secara mandiri dengan akunya masing-masing, karena SBMPTN merupakan seleksi masuk perguruan tinggi negeri yang diikuti secara mandiri oleh siswa kelas XII tingkat SLTA.
Alhamdulillah, sebanyak 7 siswa MAN 2 Wonosobo berhasil lolos di berbagai perguruan tinggi negeri yang ada di Indonesia. Mereka adalah Elza Putra Azzura (Sosiologi – Unsoed), Zulfa Nisaul ‘Azizah (Pendidikan Fisika – UIN Walisongo Semarang), Laela Nuril Mustagfiroh (PAI – UIN Purwokerto), Ahmad Thoriq Khoirullah (Ekonomi Islam – UIN Walisongo Semarang), Alfina Nur Fadzilah (Tadris Matematika – IAIN Pekalongan), Cholidatul Akromah (Pengembangan Masyarakat Islam – UIN Walisongo Semarang), dan Galang Ramadhan (Sosiologi Agama – UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta).
Sebelumnya mereka telah mengikuti berbagai tahapan seleksi yang ditentukan oleh panitia nasional yaitu LTMPT (Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi). Tahap pertama mereka membuat akun LTMPT sebagai syarat untuk mengikuti UTBK (Ujian Tulis Berbasis Komputer). Kemudian, peserta mengikuti UTBK yang berisi materi Saintek dan Sosial Humaniora sesuai minat masing-masing. Setelah mengikuti UTBK dan nilai muncul, maka nilai tersebut digunakan untuk mendaftar SBMPTN. Pada tahap terakhir ini nilai masing-masing peserta akan dijadikan dasar diterima atau tidaknya di PTN pilihanya.
Ke-7 Siswa ini menambah catatan siswa MAN 2 Wonosobo yang diterima di PTN dan PTKIN. Setelah sebelumnya sudah ada 32 siswa yang diterima di PTN dan PTKIN pada tahun ini. Mereka berhasil masuk melalui berbagai jalur seleksi, SNMPTN, SPANPTKIN dan jalur undangan. Dengan tambahan 7 siswa ini, total sudah 39 siswa dinyatakan lolos PTN dan PTKIN. Jumlah ini bisa bertambah, mengingat masih ada beberapa yang mengikuti UMPTKIN dan ujian mandiri yang dilaksanakan masing-masing PTN dan PTKIN.
Menanggapi keberhasilan ini, Prihantoro Achmad kepala MAN 2 Wonosobo mengaku bersyukur. Menurutnya tambahan 7 siswa ini menjadi sebuah prestasi tersendiri, mengingat di tengah pandemi covid-19 ada kekhawatiran akan sedikit yang memiliki minat ke perguruan tinggi, terlebih perguruan tinggi negeri. Untuk itu, Prihantoro berharap untuk seluruh siswa yang diterima di PTN maupun PTKIN supaya bisa dimasuki.
“Alhamdulillah, tambah lagi siswa kita yang di terima di PTN dan PKIN. Ini luar biasa karena di tengah pandemi kita khawatir sedikit siswa yang daftar kuliah. Semoga semua yang telah diterima diambil dan dimasuki, karena banyak siswa lain yang ingin masuk tidak bisa. Selain itu dengan dimasuki, menutup kemungkinan madrasah kita akan di backlist oleh PTN maupun PTKIN, atau setidaknya menghindari tahun depan kuota MAN 2 dikurangi,” pungkasnya. [TR]

Facebook Comments
Kategori: Berita

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *