Wonosobo – Ada kalanya potongan momentum singkat sehari-hari punya dampak begitu besar dalam kehidupan seseorang. Membekas, membatin dan terpahat sangat kuat nan melekat. Momentum seperti itulah yang diinginkan pihak guru dan pembina pramuka MAN 2 Wonosobo mampu dialami serta dirasakan peserta didiknya di tengah berbagai persoalan karakter bangsa.

Upaya tersebut dilakukan pihak madrasah dengan menggelar perkemahan Sabtu-Minggu (Persami) 18-19 Januari 2020. Kegiatan itu diikuti peserta didik kelas X yang berjumlah 413 peserta didik. Semua siswa kelas X dari tiga jurusan tersebut, antusias dan semangat mengikuti kegiatan tahunan ini. Selain itu, semua stake holder MAN 2 juga menganggap sebagai kegiatan siswa yang sangat positif.

“Perkemahan ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan madrasah. Walaupun setiap tahun dilaksanakan, namun kegiatan ini selalu memiliki konsep yang relevan. Khususnya dalam usaha menanamkan karakter pada setiap peserta didik,” ujar Wakil Kepala Madrasah Bidang Akademik MAN 2 Wonosobo Rofingul Khusnu Karim saat mewakili Kepala Madrasah yang berhalangan membuka acara tersebut.

Menurutnya, perkemahan yang dilakukan di kampus MAN 2 Wonosobo ini, berisikan kegiatan-kegiatan yang sangat positif yang bertujuan membangun karakter peserta didik agar menjadi lebih baik. Kegiatan kepramukaan ini, ungkap Rofingul Khusnu Karim terdapat nilai-nilai karakter yang selama ini dikampanyekan pemerintah, seperti nilai religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, komunikatif, peduli sosial dan tanggung jawab.

Dalam kegiatan yang berlangsung selama dua hari itu, peserta didik diberikan materi tentang kedisiplinan, pembangunan karakter dan permainan. Di mulai Sabtu (18/01/20) dengan pembukaan pukul 14.30 WIB, dilanjutkan wide game, khataman al-Qur’an, perjalanan malam, api unggun, senam, hingga membuat paper mop berupa simbol tunas kelapa sebelum upacara penutupan Minggu (19/01/20) pukul 10.00 WIB.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari peserta, misalnya Annisa Zulfany. Dia merasakan dampak yang sangat positif dari acara itu. “Lewat perkemahan ini, kami bisa menjadi lebih solid lagi dalam pertemanan dan mampu meningkatkan kerjasama dalam suatu tim,” papar siswa kelas X IIS 2 dan juga peraih peringkat paralel semester gasal.

Dia juga sangan mengapresiasi kegiatan Khotmil Qur’an yang dilaksanakan setelah shalat Magrib. Menurutnya kegiatan persami kali ini tidak monoton, dan lebih bernuansa religius. “Kalau game dan api unggun sudah biasa, tetapi dengan adanya Khotmil Qur’an menjadikan persami kali ini luar biasa,” ucapnya. []

Facebook Comments

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *