Speed Kicking – Taekwondo MAN 2 Wonosobo Raih Prestasi Nasional

l

Pandemi tidak menghalangi Tim Taekwondo MAN 2 Wonosobo untuk terus berprestasi. Terbukti pada Jum’at – Minggu, 26 – 28 Januari 2021 MAN 2 Wonosobo meraih prestasi di Kejuaraan Action Indonesian Youth Student 2021. Kejuaraan tersebut diselenggarakan oleh Taekwodo Indonesia bekerjasama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga. Lebih dari 300 peserta dari dalam dan luar negeri berkompetisi secara virtual dalam kejuaraan tersebut.

Penyelenggaraan secara virtual tidak menyurutkan semangat dalam ajang tersebut. Empat perwakilan siswa dari MAN 2 Wonosobo berhasil mendapatkan juara pada kejuaraan tersebut. Disya Rahma Lia (10 IPS 1), Azzahra Mayana Hanim (10 IPS 1), dan Sahrul Hidayatullah berhasil (11 MIPA 4) berhasil mendapatkan juara 1, sedangkan Danang Sudrajat (11 IPS 1) berhasil mendapatkan juara 3. Keempat siswa tersebut mendapatkan jaura dalam kategori speed kicking.

Kesuksesan yang diraih peserta didik tersebut bukanlah hal yang mudah. Pelatih ekstrakurikuler taekwondo di MAN 2 Wonosobo dikenal sebagai pribadi yang disiplin dan sangat bersemangat untuk berlatih. Hal tersebut menjadikan anak didiknya dapat berprestasi di tingkat nasional. Adanya kelas khusus olahraga di MAN 2 Wonosobo juga menjadikan atlet lebih fokus berlatih dan dapat berusaha maksimal dalam setiap kejuaraan.

Sabeum Sigit Adiharto pelatih ekstrakurikuler taekwondo sangat bersyukur telah mendapatkan Prestasi tersebut. “Meskipun sedang dimasa pandemi, kita harus tetap berusahan semaksimal mungkin agar tetap berprestasi.” Tandas Sigit.

Sigit berharap dengan prestasi ini nantinya semakin banyak peserta didik MAN 2 Wonosobo yang menyukai olahraga taekwondo, sehingga semakin banyak peserta didik yang berprestasi dan menjadi juara.

Prihantoro Achmad, kepala MAN 2 Wonosobo mengapresiasi penuh atas perolehan juara pada ajang tersebut. Beliau menguatkan, meskipun dengan kondisi pandemi, prestasi tidak akan  berhenti. []

Tekankan Penerapan Watak Dasar Madrasah

Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Tengah, Musta’in Ahmad mengunjungi MAN 2 Wonosobo pada Selasa (2/3). Kedatangannya disambut meriah oleh sebagian civitas akademika MAN 2 Wonosobo sore itu. Meskipun kondisi cuaca cukup mendung tidak menyurutkan semangat guru dan karyawan untuk mengikuti Pembinaan oleh Ka Kanwil tersebut.


Pada kesempatan tersebut, Ka Kanwil mengingatkan kepada seluruh guru dan karyawan MAN 2 Wonosobo untuk selalu menerapkan watak dasar madrasah dalam kegiatan sehari-hari. Watak dasar madrasah tersebut adalah keislaman, ke-Indonesiaan, keilumuan, keumatan, kemandirian dan kemodernan. Watak dasar madrasah tersebut diharapkan benar-benar diterapkan oleh seluruh civitas akademika MAN 2 Wonosobo baik di lingkungan madrasah maupun di masyarakat.

Penerapan watak dasar madrasah yang baik menjadikan madrasah semakin diterima masyarakat. Sehingga baik di dalam lingkungan madrasah dan masyarakat, seluruh komponen madrasah dapat melaksanakan perannya dengan baik. Musta’in Ahmad juga menegaskan agar MAN 2 Wonosobo selalu berbenah diri agar menjadi semakin baik dari hari ke hari.

Usai pembinaan guru dan karyawan, Musta’in Ahmad mengunjungi perpustakaan Baitul Hikmah, Ka Kanwil melihat beberapa koleksi yang dimiliki oleh perpustakaan tersebut. Musta’in Ahmad melanjutkan untuk melihat beberapa produk dari Tim Robotic MAN 2 Wonosobo.

Musta’in Ahmad mengapresiasi atas kemajuan dan Prestasi luar biasa terhadap MAN 2 Wonosobo, beliau juga memberikan testimoni kepada peserta didik SMP/MTs untuk mendaftar di MAN 2 Wonosobo. []

Kakanwil Kunjungi Perpustakaan Baitul Hikmah

Wonosobo – Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah Musta’in Ahmad melakukan kunjungan ke Kabupaten Wonosobo Selasa (2/3/21). Dalam agenda kunjunganya, ia mengunjungi beberapa tempat. Selain berkunjung ke MAN 2 Wonosobo, Musta’in juga mengunjungi kantor Kementerian Agama Kebupaten Wonosobo serta memberi kuliah umum di Universitas Sains al-Qur’an.

Dalam kunjunganya di MAN 2 Wonosobo, Musta’in melakukan beberapa kegiatan dengan disambut meriah. Mulai dari alunan dan tarian dari kesenian bambu tek-tek, melakukan pembinaan kepada guru dan karyawan serta mengunjungi perpustakaan Baitul Hikmah MAN 2 Wonosobo yang dua tahun lalu menjadi juara 2 nasional. Khusus agenda yang terakhir, Musta’in menyempatkan melihat detail seluruh isi perpustakaan.

Awalnya Musta’in mencoba alat absen atau data kunjungan yang sudah dikonsep secara digital. Kemudian ia juga melihat BI corner MAN 2 wonosobo, melihat koleksi buku, melihat Qur’an raksasa serta terakhir melihat karya siswa berupa robot otomatis yang telah dilombakan dan mendapat juara 3 tingkat nsional.

Mengenai kunjunganya ke perpustakaan Baitul Hikmah, Musta’in sangat mengapresiasi. Menurutnya saat ini madrasah juga mampu memiliki perpustakaan yang baik dan tidak kalah dengan sekolah lainya. Musta’in berharap perpustakaan Baitul Hikmah semakin baik, lebih berprestasi serta mampu menjadi perantara untuk mencerdaskan anak bangsa.

“Saya tidak menyangka madrasah di gunung ini mampu memiliki salahsatu perpustakaan sekolah terbaik di Indonesia. Bahkan lebih baik dari sekolah-sekolah, baik SMA maupun SMK yang ada. Semoga terus menigkat, perpustakaan Baitul Hikmah MAN 2 Wonosobo mampu menjadi perantara untuk belajar anak serta mencerdaskan segenap anak bangsa, khususnya siswa MAN 2 Wonosobo.” Ujarnya. []