Mojotengah – MAN 2 Wonosobo mengundang seluruh wali peserta didik kelas XII untuk mengikuti sosialisasi mengenai UN dan beberapa agenda sebelum maupun sesudahnya. Sosialisasi tersebut diharapkan mampu memberikan pemahaman kepada orang tua/wali peserta didik tentang agenda madrasah, khususnya kelas XII untuk beberapa waktu ke depan. Selain itu, kegiatan tersebut juga dijadikan forum silaturahmi dan komunikasi antara madrasah dan wali peserta didik. Yang nantinya berimplikasi pada sinergitas antara madrasah dan wali peserta didik dalam mengawal dan menyukseskan semua agenda madrasah.

Kegiatan yang di laksanakan tanggal 4 Februari 2017 di halaman madrasah tersebut berjalan dengan lancar. Dimualai pukul 08.00 WIB dan berakhir sekitar pukul 12.00 WIB. Bermula dengan pementasan rebana Qoish el Nahwa MAN Kalibeber dan dilanjutkan mujahadah yang dipimpin KH. Zainal Arifin. Selain itu juga ada mau’idhoh khasanah oleh K. Muhammad Rohim dengan tema “Mensyukuri nikmat Allah SWT.” Kemudian sambutan, berturut-turut oleh Kepala MAN Kalibeber Prihantoro Achmad, Katua komite dan Wakil Kepala (Waka) Kurikulum. Tak lupa pula, musyawarah yang dipimpin Tunut Irsyadi selaku anggota Komite MAN Kalibeber. Banyak hal yang disampaikan pada sosialisasi tersebut, salah satunya kesiapan madrasah untuk pelaksanaan  UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer).

“Dalam menyongsong UNBK, madrasah telah mempersiapkan jauh-jauh hari kelengkapan pelaksanaan kegiatan tersebut. Baik berupa persiapan fisik maupun non fisik. Seperti tambahan jam belajar atau les, try out, do’a bersama, pengadaan buku, modul dan sarana fisik lain. Seratus unit komputer juga telah disiapkan untuk menyukseskan UNBK tersebut. Semua merupakan komputer generasi Core i3 yang memadai untuk melaksanakan UNBK. Dengan harapan pelaksanakan UNBK yang pertama kali mampu berjalan dengan lancar.” Ungkap Rofingul Khusnu Karim selaku Waka Kurikulum.

Senada dengan Rofingul Khusnu Karim, pada sambutanya Prihantoro Achmad juga menambahkan bahwa setiap sekolah mempunyai kewajiban melaksanakan UNBK. Jadi termasuk MAN Kalibeber juga terkena imbas kebijakan tersebut. Sehingga mau tidak mau madrasah harus berusaha untuk mempersiapkanya. Selain masalah UNBK, dia juga menyampaikan agar orang tua wali peserta didik ikut serta memantau putra-putrinya untuk meningkatkan kedisiplinan dan  memotivasi mereka. Tak lupa pula dia berharap semoga tahun ini banyak peserta didik yang diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

“Diharapkan siswa yang masuk PTN lebih banyak dibanding tahun-tahun sebelumnya. Maka dari itu dukungan dan motivasi dari semua pihak menjadi penting, termasuk dari orang tua. Jangan sampai tidak melanjutkan, karena pendidikan di MAN hanya sebagai gerbang menuju masa depan. Kalaupun takut masalah biaya di perguruan tinggi banyak beasiswa yang bisa diakses. Pokoknya harapanya semua peserta didik mampu melanjutkan ke jenjang berikutnya. Kalau ada kemauan pasti ada jalan.” Imbuhnya dengan rasa optimis dalam mengakhiri pidatonya tersebut.

Laporan         : Tim Jurnalistik MAN Kalibeber
Doc                 : Fidaus Laili

Facebook Comments
Kategori:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *