Pendidik dan Sifatnya Menurut Al-Ghozali

  1. Pengertian Pendidik dan Sifat-sifat Pendidik menurut Al-Ghazali

Dalam proses pembelajaran, menurut Al-Ghozali, pendidik merupakan suatu keharusan. Eksistensi pendidik merupakan syarat mutlak bagi keberhasilan proses pendidikan anak,sebab kewajibannya tidak hanya mentransformasikan pengetahuan (knowledge) tetapi juga dituntut menginternalisasikan nilai-nilai (value/iqamah) pada peserta didik. Bentuk nilai yang diinternalisasikan paling tidak meliputi: niai etis, nilai pragmatis, nilai effect sensorik dan nilai religius.

Pendidik adalah orang yang memikul tanggung jawab untuk mendidik, yang memberikan anjuran-anjuran, norma-norma, dan berbagai macam pengetahuan dan kecakapan, pihak yang cukup membantu menghumanisasikan anak. Pendidik dianggap sebagai maslikhul kabir. Bahkan dapat dikatakan bahwa pada satu sisi, pendidik mempunyai jasa lebih dibandingkan kedua orang tuannya. Lantaran kedua orang tua menyelamatkan anaknya dari sengatan api neraka dunia, sedangkan pendidik menyelamatkannya dari sengatan api neraka di akhirat.

Al-Ghazali menyusun sifat-sifat yang harus dimiliki pendidik sebagai berikut :

  1. Pendidik hendaknya memandang peserta didik seperti anaknya sendiri, menyayangi dan memperlakukan mereka seperti anaknya sendiri.Bersifat lemah lembut kepada anak didiknya terutama yang rendah tingkat IQ-nya, serta membinanya sampai pada taraf maksimal. Pendidik hendaknya mencintai muridnya seperti mencintai dirinya sendiri. Artinya seorang pendidik hendaknya menganggap bahwa peserta didiknya itu adalah merupakan bagian dari dirinya/bukan orang lain.

 

  1. Dalam menjalankan tugasnya, pendidik hendaknya tidak mengharapkan upah atau pujian, tetapi hanya mengharapkan keridlaan Allah swt.dan berorientasi untuk mendekatkan diri kepada-Nya. Pendidik tidak memandang peserta didik sebagai pihak yang diberi, sehingga mengharapkan imbalan jasa atas pemberiannya, tetapi sebagai pihak yang memberinya jalan untuk memperoleh pahala yang besar dan mendekatkan diri kepada Allah.
  2. Pendidik hendaknya memanfatkan setiap peluang untuk memberi nasihat dan bimbingan kepada peserta didik, bahwa tujuan menuntut ilmu adalah mendekatkan diri kepada Allah, bahkan untuk memperoleh kedudukan atau kebanggaan duniawi.Guru bukan hanya pengajar, pelatih dan pembimbing tetapi juga sebagai cermin tempat subjek didik dapat berkaca. Guru memberi contoh dan menjadi contoh. Guru bertugas menciptakan iklim belajar yang menyenangkan sehingga siswa mengganggap situasi belajar dikelas seperti berada dalam taman bunga. Terhadap peserta didik yang bertingkah laku buruk, hendaknya pendidik menegurnya sebisa mungkin dengan cara menyindir dan penuh kasih sayang, bukan dengan terus terang dan mencela, sebab teguran terakhir dapat membuat peserta didik berani membangkang dan sengaja terus menerus bertingkah laku buruk.
  3. Hendaknya pendidik tidak fanatik terhadap bidang study yang diasuhnya, lalu mencela bidang studi yang diasuh pendidik yang lain. Sebaliknya, hendaknya ia mendorong peserta didik agar mencintai semua bidang studi yang diasuh pendidik-pendidik lain.
  4. Hendaknya pendidik memperhatikan perkembangan berfikir peserta didik agar dapat menyampaikan ilmu sesuai dengan berpikirnya. Hendaknya ia tidak menyampaikan ilmu diatas kemampuan berpikir dan diluar jangkauan pemahaman peserta didik. Hal ini bisa terjadi pada peserta didik yang bersifat sombong dan merasa berpengetahuan luas, sehingga ia menyampaikan semua ilmu yang diketahuinya tanpa memperhatikan apa manfaatnya.
  5. Hendaknya pendidik memperhatikan peserta didik yang lemah dengan memberikanya pelajaran yang mudah dan jelas, dan tidak menghantuinya dengan hal-hal yang sulit dan dapat membuatnya kehilangan kecintaan terhadap pelajaran. Artinya, dengan kebijaksanaaanya, pendidik henkanya memahami kondisi setiap peserta didiknya dan menyadari bahwa ia sedang behdapan dengan individu yang berbeda satu sama lain.
  6. Hendaknya pendidik mengamalkan ilmunya dan tidak sebaliknya, dimana perbuatannya bertentangan dengan ilmu yang diajarkan kepada peserta didik.
Bagikan Postingan
Picture of Ngabidin
Ngabidin

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign up for our Newsletter

Click edit button to change this text. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit