PERINGATI HAB KE-80 KEMENAG WONOSOBO GELAR DONOR DARAH DI MAN 2 WONOSOBO

WONOSOBO – Dalam rangka memperingati Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama ke-80, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wonosobo menyelenggarakan aksi kemanusiaan donor darah. Kegiatan yang bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Wonosobo ini dipusatkan di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Wonosobo pada Kamis (18/12). Acara ini menjadi salah satu rangkaian utama dari berbagai kegiatan sosial yang digelar tahun ini.

Antusiasme peserta terlihat sangat tinggi sejak pagi hari. Dibuka mulai pukul 09.00 WIB, ratusan pendonor yang terdiri dari Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kemenag, guru, pegawai, hingga siswa-siswi MAN 2 Wonosobo sudah mengantre dengan tertib. Sebelum melakukan donor, setiap calon pendonor wajib menjalani pemeriksaan kesehatan secara ketat, mulai dari pengecekan tekanan darah hingga kadar hemoglobin, guna memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima.

Wakil Kepala Madrasah Bidang Hubungan Masyarakat Ratna Nurul Fauziah menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas perayaan, melainkan bentuk nyata kepedulian sosial keluarga besar Kemenag terhadap masyarakat yang membutuhkan. Setetes darah yang disumbangkan diharapkan dapat membantu memenuhi ketersediaan stok darah di PMI Wonosobo, terutama untuk situasi darurat medis. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memupuk rasa empati dan solidaritas di kalangan pendidik dan peserta didik.

Ratna juga mewakili MAN 2 Wonosobo selaku tuan rumah mengaku bangga dapat memfasilitasi agenda mulia ini. Selain mendukung program Kemenag, aksi donor darah ini sekaligus menjadi sarana edukasi bagi para siswa mengenai pentingnya gaya hidup sehat dan berbagi kepada sesama. “Banyak siswa yang baru pertama kali mendonorkan darah mengaku bangga meski awalnya merasa tegang, karena mereka sadar aksi ini dapat menyelamatkan nyawa orang lain,” ujarnya.

Dania Putri Fatihatus Salwa siswa kelas X 6 mengungkapkan rasa syukurnya bisa berpartisipasi dalam kegiatan donor darah ini. Menurutnya waluapun hal itu sebagai pengalaman pertama, tetapi dia merasa tidak takut dan punya keinginan untuk mengikuti di kesempatan yang akan datang. Menurut Dania, donor darah sebagai salah satu kegiatan yang mulai.

“Awalnya agak ragu, tapi setelah saya cari tahu dari kakak kelas saya menjadi mantap dan tidak takut. Tidak terasa sakit, malah saya pingin mengikuti lagi kalo ada donor darah seperti ini,” ujar Dania dengan penuh semangat.

Hingga berakhirnya acara, puluhan kantong darah berhasil dikumpulkan dan diserahkan langsung kepada petugas PMI. Sinergi antara Kemenag, instansi pendidikan, dan PMI ini diharapkan dapat terus berlanjut di masa mendatang. Semangat “Transformasi Kementerian Agama menuju Indonesia Emas” pun terasa nyata melalui aksi kemanusiaan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat Kabupaten Wonosobo ini. (At)

 

Bagikan Postingan
Picture of admin@man2wonosobo.sch.id
admin@man2wonosobo.sch.id

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sign up for our Newsletter

Click edit button to change this text. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit