Kamis hingga Jum’at 31 Maret-1 April 2016, MA Negeri Kalibeber merayakan hari jadinya yang Ke-48. Banyak acara yang diadakan oleh panitia. Pada hari pertama (31/3), acara yang dilaksanakan yaitu jalan santai, pentas seni dan dorprize. Acara tersebut dilaksanakan oleh seluruh warga madrasah, baik siswa, guru maupun karyawan. Panitia yang terdiri dari OSIS, PMR, PKS MA Negeri Kalibeber bertugas mengawasi jalannya acara.
Rute yang dilewati saat jalan santai yaitu dari madrasah ke arah barat menuju Desa Munggang, Kelurahan Kalibeber, dan menuju timur kembali ke arah madrasah melalui jalur alternatif kampung Jambean. Di tengah perjalanan panitia memberikan nomor dorprize kepada seluruh peserta jalan santai. Yang akan dibagi pada pentas seni tepat setelah jalan santai.
Pentas seni milad ke-48 ini dimeriahkan dengan penampilan band, rebana, tek-tek, dance, beatbox, seni bela diri dan kesenian yang lainya. Yang paling menarik dari pentas seni ini adalah seni bela diri yang ditampilkan oleh siswa madrasah yaitu Arifan dari siswa kelas XI dan Rubiyanto siswa kelas XII. Selain itu penampilan band dari beberapa group band siswa menambah meriahnya milad kali ini. Begitu meriahnya hingga membuat seluruh warga madrasah menikmati pentas seni yang di akhiri dengan tembang Dalan Anyar oleh Allysa salah satu penyanyi yang pernah mengharumkan nama madrasah ditingkat nasional.
Dalam merayakan hari jadi ini, kelas X mendapat tugas untuk mendirikan stand pada hari pertama perayaan. Dari masing-masing stand menyediakan berbagai macam barang dan kreasi. Diantaranya ada yang menjual makanan, minuman, kaos dan yang lainnya. Selama berjalannya acara pentas seni dan pembagian dorprize ada banyak peserta yang membeli berbagai macam barang yang dijual dalam stand. Bahkan ada beberapa stand yang sampai kehabisan stock.
Hari ke-2 (1/4), dilanjutkan dengan acara pengajian bersama DR. K.H Asyhar Kholil, LC. Direktur Pascasarjana Universitas Sains Al-Quran (UNSIQ). Pengajian yang berlangsung di Masjid Umar bin Khattab juga diisi dengan motifasi, dan sesi tanya jawab. Banyak motifasi yang diberikan beliau, salah satunya adalah kita dituntut untuk menimba ilmu selama kita masih hidup. “jangan jadikan kemiskinan orang tuamu sebagai penghambat cita- citamu”. Tutur kata dari beliau memotivasi seluruh siswa dan siswi MA Negeri Kalibeber.
Memang MA Negeri Kalibeber baru merayakan hari jadinya yang Ke-2 kali. Meskipun demikan, kegiatan tahun ini tetep berjalan dengan lancar dan meriah berkat kerjasama seluruh civitas madrasah.
“Milad kali ini sangat menyenangkan, apalagi pentas seninya sangat menarik. Meskipun ada sedikit kendala tapi acaranya tetap meriah. Kami sebagai siswa berharap acara semacam ini mampu dilaksanakan rutin setiap tahunya” ujar Nur Masrochati, salah satu peserta milad.
Pada kesempatan lain, Kepala MA Negeri Kalibeber menyampaikan pesannya saat pembukaan acara ini “harapan saya setelah ada acara hari jadi ini bisa membangun karakter siswa dan meningkatkan solidaritas dan kerjasama antar siswa. Melalui acara-acara yang diadakan seperti pentas seni, siswa dapat menampilkan bakatnya. Semoga diusia ke 48 ini, madrasah semakin matang dan semakin maju, dan saya berharap acara hari jadi yang akan datang akan lebih baik”. Tambahnya dalam mengakhiri pidato. (Firda & Vina)



