
Wonosobo – Memasuki bulan Ramadhan 1446 H/2025 M, MAN 2 Wonosobo mengintensifkan kegiatan keagamaan untuk guru dan siswa. Salah satu kegiatan keagaman yang dilakukan yaitu praktik pemulasaran jenazah (Sabtu, 8 Maret 2025). Kegiatan edukatif ini dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Ramadan, setelah sebelumnya pelaksanaan ziarah ke makam K.H. Muntaha Al Hafidz Dero Duwur, Mojotengah (Kamis, 6 Maret 2025).
Praktik pemulasaraan jenazah ini berlangsung di halaman bawah madrasah dan diikuti oleh seluruh siswa MAN 2 Wonosobo. Dimulai pukul 07.30 dengan Shalat Dhuha bersama, sebagai bagian dari pembiasaan ibadah harian di MAN 2 Wonosobo. Setelah itu, tepat pukul 08.30, kegiatan praktik pemulasaran jenazah dimulai. Dipandu Bapak Achmad Fauzi yang kemudian membimbing siswa-siswi dalam memahami tahapan-tahapan penting, mulai dari memandikan jenazah, hingga mengafani jenazah.
Para siswa terlihat antusias, pada sesi praktik mereka dengan suka rela maju untuk mempraktikkan. Mereka mempraktikan bagaimana memandikan jenazah dengan benar, menutup aurat sesuai aturan, serta tata cara memandikan jenazah dengan spesifik. Setelah itu, mereka juga praktik mengafani jenazah dengan rapi dan benar dan sempurna.
Kegiatan berakhir pada pukul 09.30 dengan sesi tanya jawab. Ada beberapa siswa yang mengajukan pertanyaan seputar hukum dan praktik pemulasaraan jenazah dalam berbagai kondisi. Mereka mengaku sangat bersyukur mendapat kesempatan untuk belajar langsung, karena ilmu ini sangat penting dan sering kali belum banyak dipahami oleh generasi muda.
Menurut Beta Najma (11 2), bahwa praktik pemulasaraan jenazah merupakan keterampilan yang sangat penting. Menurutnya keterampilan ini tidak cukup sekedar teori, harus praktik supaya benar-benar paham. Terlebih sebagai siswa madrasah Aliyah menjadi sesuatu yang absurd kalua sampai tidak bisa memandikan dan mengkafani jenazah.
“Saya sangat senang madrasah bisa mengadakan kegiatan seperti ini. Karena mungkin saat Pelajaran fikih sudah mempelajari teorinya, namun kalua tidak praktik ya sulit. Semoga saja kegiatan ini bisa berkelanjutan, biar siswa MAN 2 Wonosobo tidak bingung kalau di rumah disuruh ikut memandikan jenazah,” tutur Beta setelah acara selesai. [TAL]
Reporter: Thalita Prilika Zara (11 4)

