Wonosobo, 22 Oktober 2025 – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Wonosobo merayakan Hari Santri Nasional 2025 (HSN 2025) yang jatuh pada hari Rabu, 22 Oktober, dengan menggelar kegiatan inspiratif yang menggabungkan semangat keagamaan, nasionalisme, dan kepedulian lingkungan. Puncak peringatan di madrasah ini ditandai dengan aksi pelepasan ribuan bibit ikan di kolam sekitar lingkungan madrasah.
Acara pelepasan bibit ikan ini diikuti oleh seluruh siswa, dewan guru, dan tenaga kependidikan MAN 2 Wonosobo. Kepala MAN 2 Wonosobo, Drs. Warsam, M.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata dari tema Hari Santri tahun ini, “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia”, yang diterjemahkan dalam aksi pelestarian ekosistem air.
“Santri hari ini tak hanya dituntut unggul dalam ilmu agama dan pengetahuan umum, tetapi juga harus memiliki kesadaran ekologi yang tinggi, hal ini juga menjadi salah satu program Kementerian Agama yaitu penerapan ekoteologi,” ujar Warsam dalam sambutannya. Pelepasan bibit ikan ini adalah simbol bahwa para santri peduli terhadap keseimbangan alam dan berperan aktif dalam menjaga kelestarian hayati, khususnya di lingkungan sekitar madrasah.
Dalam aksi ini, lebih dari 1.500 bibit ikan, yang terdiri dari jenis nila dan lele, dilepaskan secara bertahap oleh perwakilan siswa dan guru. Ikan-ikan ini dipilih karena memiliki kemampuan adaptasi yang baik dan diharapkan dapat membantu meningkatkan populasi ikan serta memperbaiki kualitas air di lokasi pelepasan.
Para siswa tampak antusias mengikuti prosesi ini. Salah satu perwakilan siswa, Beta Najma dari kelas XII 2, mengungkapkan kebanggaannya dapat berpartisipasi. “Ini adalah cara kami sebagai siswa untuk meneladani ajaran Islam yang Rahmatan Lil ‘Alamin, yaitu menjadi rahmat bagi seluruh alam. Semoga ikan-ikan ini dapat berkembang biak dan memberi manfaat bagi masyarakat sekitar,” katanya.
Peringatan Hari Santri Nasional setiap 22 Oktober merujuk pada dikeluarkannya Resolusi Jihad oleh Hadratussyekh KH. Hasyim Asy’ari pada tahun 1945. MAN 2 Wonosobo menegaskan bahwa semangat Resolusi Jihad masa kini diinterpretasikan sebagai jihad melawan kebodohan, keterbelakangan, dan kerusakan lingkungan.
Kegiatan pelepasan bibit ikan ini diharapkan menjadi tradisi positif yang terus ditanamkan pada setiap generasi MAN 2 Wonosobo, menjadikannya lembaga pendidikan yang unggul dalam ilmu, akhlak, serta kepedulian sosial dan lingkungan. [Rif]

