Wonosobo – Setelah sukses merampungkan program skrining kesehatan bagi seluruh siswa, MAN 2 Wonosobo menggandeng Puskesmas Mojotengah melanjutkan komitmennya dalam menciptakan civitas akademika sehat dengan menggelar cek kesehatan gratis bagi guru dan karyawan.
Kegiatan yang berlangsung di lobi MAN 2 Wonosobo, 30 Oktober 2025 ini merupakan langkah strategis untuk memastikan seluruh civitas akademika MAN 2 Wonosobo berada dalam kondisi fisik prima, mulai dari siswa hingga guru dan karyawan.
Sebelumnya, pada 27-28 Oktober 2025, tim dari Puskesmas Mojotengah telah melaksanakan Skrining Kesehatan Anak Sekolah (Skrining KATA) secara menyeluruh kepada para siswa MAN 2 Wonosobo.
Salah satu petugas Puskesmas Mojotengah, Titi Istikomah, S.Keb, menjelaskan bahwa program ini adalah wujud implementasi kesehatan terpadu. “Kami telah menuntaskan pemeriksaan siswa. Kini, giliran para guru dan karyawan. Kesehatan mereka sangat krusial karena merupakan motor penggerak pendidikan. Jika guru sehat, proses belajar mengajar akan berjalan optimal,” jelasnya.
Pemeriksaan yang diberikan kepada guru dan karyawan mencakup deteksi dini Penyakit Tidak Menular (PTM) yang umum terjadi pada usia produktif, meliputi; pengukuran gula darah, kolesterol, dan asam urat, pengecekan tekanan darah dan Indeks Massa Tubuh (IMT), konsultasi gaya hidup sehat dan penyuluhan tentang pentingnya aktivitas fisik dan gizi seimbang.
Kepala MAN 2 Wonosobo, Drs. Warsam, M.Pd, menyambut antusias kelanjutan program ini dan mengapresiasi kerja sama yang erat dengan Puskesmas Mojotengah.
“Kami berterima kasih karena Puskesmas Mojotengah tidak hanya fokus pada siswa, tetapi juga peduli pada kesehatan seluruh staf. Ini menunjukkan bahwa upaya peningkatan mutu pendidikan harus didukung oleh lingkungan kerja yang sehat, baik fisik maupun mental,” ujar Warsam.
Salah satu guru yang berpartisipasi, M. Fathurohman Allutfi, mengungkapkan bahwa program ini sangat membantu. “Kegiatan ini memudahkan kami untuk mengecek kesehatan tanpa harus mengajukan cuti dan jauh-jauh ke Puskesmas. Semua hasilnya langsung dikonsultasikan, jadi kami bisa segera mengambil tindakan pencegahan,” ungkapnya.
Melalui sinergi antara Puskesmas Mojotengah dan MAN 2 Wonosobo, diharapkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan madrasah dapat terus terjaga, menciptakan generasi unggul yang dididik oleh pendidik yang sehat dan bersemangat. [Rif]

